Senin, 09 Januari 2012

Catatan Pria Macho, 11 Desember 2011


"la,mau ga jadi pacar gua?"

Yap,itulah kata-kata yang keluar dari mulut saya,tepat setahun yang lalu di stasiun kereta Universitas Indonesia.Dengan jantannya dan untuk pertama kalinya saya berani mengungkapkan perasaan saya secara langsung dihadapan orang yang saya suka selama ini.

"Restu Yanuar Ula"
Anak dari kelas sebelah inilah yang akhirnya menjadi kekasih saya selama setahun ini. Beliau ini merupakan anak soleh *maksudnya anak dari bapak ujang soleh* dan sabar.
Mengapa saya mengatakan dia anak yang sabar?
Karena dia sanggup bertahan menjalani hubungan dengan saya yang notabene pemalas,kere,cuek,penyakitan dan sedikit bau *efek malas mandi*.
Dan dia ini merupakan kekasih yang pengertian.Ga masuk sehari langsung sms atau nelpon. Lagi males makan dipaksa makan. Lagi ga ada duit,ditraktir makan *klo yang ini harus pake muka melas dulu*.
hehe

Ul,
maafin gua klo selama setahun ini masih belom bisa jadi apa kaya yang lu mau,belom bisa sesoleh kaya anak-anak rohis macam joko marwanto,ga seromantis bang rendi dwi kurnia *maaf klo seromantis-romantisnya gua cuma ngirim sepenggal lirik lagu The Beatles*,ga setampan dephi nugraha atau ga semacho rocky van stone *idola kaum hawa di jurusan sejarah*
Tapi gua usahain gua bakal berubah jadi pribadi yang positif,kaya apa yang lu pengenin.

Mungkin harus dicukupkan sampai di sini aja notesnya,ga enak sama tetangga nanti klo nulis notesnya kebanyakan.Lagian gua kan gondrong,masa nulis notes cinta panjang-panjang? yang ada orang pada jijik ama gua,bukannya takut.

Terima kasih ya Ula untuk waktunya selama satu tahun ini.
Dan yang paling utama yakni terima kasih kepada Allah.Semoga Engkau tetap berkenan menjaga hubungan kami sampai seterusnya.

*Notes ini didedikasikan untuk kamu,
Restu Yanuar Ula

Tidak ada komentar:

Posting Komentar